MENGAPA
PSIKOLOGI DAN KAITANNYA DENGAN TEKNOLOGI INTERNET PENTING ?
Internet
singkatan dari (interconnection-networking) yaitu sebuah sistem global
jaringan komputer yang saling menghubungkan antara satu dengan yang lain di seluruh
penjuru dunia. Adapaun standar yang digunakan disebut Internet Protocol Suite (TCP/IP).
Komputer yang terhubung ke internet dapat melakukan aktifitas pertukaran data
dengan cepat. Itulah sedikit pengertian mengenai internet. Internet ini cukup
banyak digunakan oleh masyarakat luas karena itu internet banyak menimbulkan
hal positif bagi manusia, namun janganlah lupa bahwa sesuatu itu pasti ada
dampak negatifnya begitu pula dengan internet. Ada dampak positif dan dampak
negatif pada internet terhadap manusia.
a.
Dampak Positif Media Internet, yaitu :
1. Kemudahan
dalam memperoleh informasi,
2. Internet
mendukung transaksi operasi bisnis (e-business),
3. Konektivitas
dan jangkauan global,
4. Berbagai
aktivitas baru dapat dilakukan secara tepat dan efisien.
b. Dampak
Negatif Media Internet, yaitu :
1. Jaringan
internet sangat tergantung pada jaringan telepon, satelit, ISP (Internet
Service Provider),
2. Jaringan internet sangat
rentan dengan ancaman virus,
3. Karena
siapa saja bisa mengakses sumber-sumber informasi global, maka terbuka
peluang untuk mencuri hasil karya intelektual
orang lain, kejahatan penggunaan
kartu kredit dan penayangan materi
pornografi.
Selain dampak positif dan negatif, ada dampak
psikologisnya dari teknologi, dan dampak kemajuan dari teknologi tersebut.
Disini akan dijelaskan untuk dampak psikologisnya saja yaitu :
1.
Individual space meningkat, yaitu meningkatnya
ruang invidual karena telah memperoleh informasi melalui media
komunikasi yang canggih, misalnya internet. Orang akan lebih menyukai duduk di
depan computer yang berinternet daripada bersosialisasi dengan orang lain di
dunia nyata. Dengan demikian, social space akan menyempit dan digusur dengan
individual space tersebut.
2.
Kecemasan sosial terhadap suatu fenomena meningkat.
Dengan adanya media komunikasi yang berteknologi tinggi maka informasi akan
lebih cepat menyebar. Contohnya, informasi mengenai wabah flu burung. Sebelum
adanya informasi tersebut, orang tidak takut mengkonsumsi unggas. Namun setelah
adanya informasi yang menyebar dengan cepat mengenai flu burung maka kecemasan
sosial terjadi, yaitu orang merasa takut untuk mengkonsumsi unggas.
3.
Kebutuhan komersial masyarakat meningkat; sebagaimana
kita ketahui sebelumnya bahwa media komunikasi yang hi-tech akan mempengaruhi
minat audience dan mempersuasi audience. Oleh karena itu, hal ini digunakan
oleh perusahaan jasa komunikasi dan perusahaan komersial untuk memanfaatkan
sifat konsumerisme masyarakat ini.
4.
Kriminalitas meningkat; jika kita melihat tayangan di TV
mengenai informasi atau film tentang kriminalitas dengan modus yang canggih
maka ini sebenarnya merupakan inspirasi bagi pelaku kejahatan lainnya. Proses
meniru tayangan kriminalitas ini yang dikenali sebagai modeling perilaku
kejahatan.
5.
Pemenuhan rasa ingin tahu (need of curiousity); sudah
menjadi kodrat manusia diciptakan dengan kekuatan pemikiran yang luar biasa.
Pemikiran ini yang dirangsang dengan rasa ingin tahu atau penasaran yang besar.
Dengan media komunikasi yang berteknologi tinggi, terjawablah rasa penasaran
manusia tentang apapun itu.
Sebenarnya isi dari internet yang menentukan adalah
manusia itu sendiri. Bahkan yang menciptakan teknologi internet adalah manusia
juga. Teknologi internet itu sendiri tidak terlepas dari komputer sebagai
medianya.
Maka, pendapat saya dari keseluruhan uraian di atas
dapat disimpulkan bahwa hubungan psikologi dan teknologi internet itu penting
dan terletak pada bagaimana keduanya saling mempengaruhi dalam berinteraksi.
Bagaimana pengaruh yang ditimbulkan oleh internet terhadap manusia sebagai
pengguna (user) dan bagaimana manusia sebagai pengguna (user)
meng-create isi (konten) dari internet itu sendiri. Jadi keduanya saling
mempengaruhi satu sama lain dengan sangat kuat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar