Selasa, 10 Oktober 2017

ARSITEKTUR KOMPUTER dan STRUKTUR KOGNISI MANUSIA



I. Pengertian Sistem dan Informasi.
A.  Sistem
Marimin (2006) mendefinisikan sistem adalah suatu kesatuan usaha yang teriri dari bagian-bagian yang berkaitan satu sama lain yang berusaha mencapai suatu tujuan dalam suatu lingkungan yang kompleks.

Pengertian sistem menurut Murdick (dalam Hutahaean, 2014) adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau prosedur-prosedur pengolahan yang mencari suatu tujuan tertentu.
Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa sistem adalah suatu kesatuan usaha yang terdiri dari komponen-komponen yang saling berkaitan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
B.  Informasi
Davis (Hutahaean, 2014) mendefinisikan informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan-keputusan yang akan datang.
Sutarman (dalam Muslihudin, 2016) mendefinisikan informasi adalah sekumpulan fakta (data) yang diorganisasikan dengan cara tertentu, sehingga mereka mempunyai arti bagi si penerima.
Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa informasi adalah data yang diolah sehingga memiliki nilai dan mempunyai arti bagi si penerimanya.

II.  Pengertian Sistem Informasi Psikologi
A.  Sistem Informasi
Marimin mendefinisikan sistem informasi adalah adalah suatu kumpulan dari komponen-komponen dalam perusahaan atau organisasi yang berhubungan dengan proses penciptaan dan pengaliran informasi
Menurut Sutabri (2012) sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategis dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah gabungan antara teknologi informasi dan aktivitas manusia yang mendukung fungsi operasi yang bersifat manajerial.
B.  Psikologi
Pengertian Psikologi menurut Muhibbin Syah (2001), psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan berbicara, duduk, berjalan dan lain sebagainya, sedangkan tingkah laku tertutup meliputi berfikir, berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya.


C.   Sistem Informasi Psikologi
Berdasarkan pengertian diatas, maka kesimpulannya bahwa sistem informasi psikologi adalah suatu sistem yang didalamnya terdapat kombinasi dari manusia dan teknologi yang didalamnya terdapat pengolahan data mengenai perilaku manusia sehingga menghasilkan informasi yang bernilai dan memiliki arti bagi individu yang dapat digunakan untuk tujuan tertentu.

III.    Arsitektur Komputer
Menurut www.it-jurnal.com, arsitektur komputer adalah suatu sistem yang dapat beradaptasi sendiri, struktur yang dapat mengorganisasikan sendiri, sistem DN.
Menurut http://definisipengertian.net, yang dimaksud dengan arsitektur komputer ialah suatu ilmu dan juga seni tentang tata cara interkoneksi antara berbagai macam komponen perangkat keras atau hardware agas bisa melahirkan sebuah komputer melengkapi kebutuhan fungsional, kinerja dan juga target keuangannya.
Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa arsitektur computer adalah suatu ilmu tentang interkoneksi hardware yang dapat beradaptasi menciptakan sebuah komputer yang dapat memenuhi kebutuhan tertentu. 

IV. Struktur Kognisi Manusia
A. Struktur
Menurut KBBI, struktur memliki banyak definisi, yaitu; cara sesuatu disusun atau dibangun; susunan; bangunan; 2 yang disusun dengan pola tertentu; 3 pengaturan unsur atau bagian suatu benda; 4 ketentuan unsur-unsur dari suatu benda; 5 pengaturan pola dalam bahasa secara sintagmatis. Dapat disimpulkan bahwa struktur adalah susunan, unsur atau pola.

B. Kognisi
Menurut Ausable ia berpendapat bahwa struktur kognitif merupakan organisasi pengetahuan atau dengan kata lain bahwa struktur kognitif dapat disebut sebagai pengetahuan. Struktur kognitif seseorang tidak lain adalah organisasi pengetahuan faktual yang diperoleh dari lingkungan. Struktur kognitif terbentuk dari informasi lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang selalu berubah, maka struktur kognitif atau pengetahuan pun akan terus berkembang. Keadaan struktur kognitif yang berkembang inilah yang mungkin menjadi prasyarat bagi seseorang yang untuk mengasimilasi dan mengakomodasi pengetahuan atau informasi lain dari lingkungan sehingga struktur kognitif ini dapat memiliki kemampuan untuk berkembang.
Semiun (2006) mengatakan bahwa kognisi adalah kegiatan-kegiatan mental yang dibutuhkan dalam memperoleh, menyimpan, mendapatkan kembali, dan menggunakan pengetahuan.
Dewanto (2007) mendefinisikan kognisi sebagai suatu kegiatan pikiran, saat seseorang sadar akan objek suatu pemikiran atau persepsi.
Dari berbagai definisi diatas, Dapat disimpulkan bahwa struktur kognisi manusia adalah susunan kegiatan mental atau kegiatan pikiran saat seseorang sadar yang dibutuhkan dalam memperoleh, menyimpan, mendapatkan kembali, dan menggunakan pengetahuan atau informasi pada manusia.

V. Kaitan Arsitektur Komputer dan Struktur Kognisi Manusia
Arsitektur komputer dan struktur kognisi manusia sama-sama memiliki pengertian yang hampir sama dan tujuan yang sama. Arsitektur Komputer berhubungan interkoneksi hardware sedangkan Struktur kognisi manusia kegiatan mental yang dua-duanya sama-sama memproses sesuatu dengan tujuan memenuhi kebutuhan atau informasi tertentu.

VI. Kelemahan dan Kelebihan dari Arsitektur Komputer bila Dibandingkan dengan Struktur Kognisi Manusia 
Komputer adalah  hasil dari pengetahuan manusia, yang tentunya memiliki kelebiihan dan kelemahan jika dibandingkan dengan manusia itu sendiri. Berikut adalah perbandingannya.


Dari beberapa pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya yang dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungan itu sendiri.
Arsitektur computer
  Kelebihan
§  Dapat melakukan operasi dengan cepat karena komputer masa kini didesain secepat mungkin dan tidak akan mengalami penurunan performa yang signifikan
§  Dapat membantu pekerjaan manusia
§  Informasi yang disimpan di computer bersifat permanen dan tidak aka nada data yang hilang karena faktor internal
§  Sangat Logis
§  Kapasistas memori konstan
§  Dapat diperbaiki jika rusak

b.      Kelemahan
§  Bergantung kepada pengguna atau manusia itu sendiri
§  Tidak memiliki kompleks.
§  Kemampuannya terbatas akan keterbatasan manusia itu sendiri karena komputer.
§  Tidak memiliki kognisi.
§  Tidak memiliki emosi.

2.       Struktur Kognisi Manusia
a.       Kelebihan
§  Dapat menghasilkan sesuatu yang baru dengan berpikir.
§  Memiliki Emosi.
§  Dapat ditingkatkan performanya.
§  Selalu berinovasi.

b.      Kekurangan
§  Proses mental yang tidak konstan karena adanya emosi.
§  Memori manusia tidak bersifat konstan, memori yang lama cenderung tergantikan dengan yang baru.
§  Sulit untuk diperbaiki jika terjadi kerusakan.
§  Mengalami penurunan performa seiring berjalannya waktu.

Daftar Pustaka:
 
Suryadi, HS. (1994). Pengantar arsitektur computer (Seri diktat). Jakarta: Gunadarma
https://id.wikipedia.org/wiki/Arsitektur_komputer
ekoy0rangec0rner.blogspot.com/2013/10/struktur-kognisi-manusia-dan-analisa.html?m=1
https://www.it-jurnal.com/arsitektur-komputer/. Diakses pada 05 Oktober 2017 pada 00.22 WIB
https://pengertiandefinisi.com/pengertian-psikologi-dan-beberapa-kelompok-ilmu-psikologi/. Diakses pada 05 Oktober 2017 pada 00.27 WIB
http://www.pengertianku.net/2014/12/pengertian-arsitektur-komputer-secara-lebih-jelas.html. Diakses pada 05 Oktober 2017 pada 00.30 WIB
Hutahaean, J. (2014). Konsep sistem informasi. Yogyakarta: Deepublish Publisher
Intan, R., Chi, C., Palit, H. N., & Santoso, L. W.(2015). Intelligence in the era of big data. Springer.
Marimin, Tanjung, H., & Prabowo H. (2006). Sistem informasi manajemen: sumber daya manusia. Jakarta: Grasindo
Muhibbinsyah. (2001)Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Muslihudin, M., & Oktafianto. (2016). Analisis dan perancangan sistem informasi. Yogyakarta: Andi.
Semiun, Y. (2006). Kesehatan mental 3. Yogyakarta: Kanisus
Sutabri, T. (2012). Konsep sistem informasi. Yogyakarta: Andi.
Wade, C., & Tavris, C.Psikologi, edisi kesembilan, jilid 1. Jakarta: Erlangga