Selasa, 14 November 2017

SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER

1.    Hierarki Data
Hierarki adalah urutan atau aturan dari tingkatan abstraksi menjadi seperti struktur pohon. Hierarki membentuk sesuatu pada beberapa aturan yang khusus atau berdasarkan peringkat (misalnya kompleksitas dan tanggung jawabnya). Konsep pewarisan (inheritance) merupakan prinsip hierarki ini, dimana metode dan / atau atribut yang ditentukan dalamsebuah objek kelas dapat diwariskan atau digunakan lagi oleh objek kelas lain di bawahnya. Satu sistem dapat mempunyai abstraksi hierarki yang banyak, contohnya : aplikasi financial,kita dapat mempunyai tipe-tipe pelanggan dan simpanan yang berbeda-beda.
Sebagai contoh dari penggunaan level pada hierarki adalah pada suatu asset, dapat diturunkan tingkat abstraksinya menjadi hierarki Bank Account, dan Real / Estate, pada Bank Account dapatdibuat hierarki lagi untuk menurunkan lagi abstraksinya menjadi Checking, demikian juga pada Security dapat diturunkan menjadi stack dan Bond.
Data merupakan bentuk jamak dari datum, berasal dari bahasa Latin yang berarti “sesuatuyang diberikan”. Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra. Dan hirarki data itu sendiri dalam proyeksinya tehadap penggunaan di computer, merupakan bagian-bagian yang saling mnghubungkan satu sama lainnya untuk membentuk suatu kumpulan informasi yang disajikan sebagai alat penggunaan yang memiliki fungsi informasi yang berbeda-beda.
Adapun beberapa penjelasannya akan dijelaskan dalam pembahasan sepertiapa itu hirarki data, tersebut. Hierarki data berdasarkan tingkat kompleksitas nilai data, tingkatan data dapat disusun kedalam sebuah hirarki, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling komplek.
a.   Basis data, merupakan sekumpulan dari bermacam-macam tipe record yang  memiliki hubungan antar record.
b.     Berkas / file, merupakan sekumpulan rekaman data yang berkaitan denngan suatu objek.
c.   Record , merupakan sekumpulan field / atribut / data item yang saling berhubungan  terhadap obyek tertentu
Fixed length record, semua field dalam record memiliki ukuran yang tetap.- Variabel length record, field-field dalam record dapat memiliki ukuran berbeda (metode penandaan yang digunakan adalah :end of record marker, indikator panjang, dan tabel posisirecord)
a. Field/atribut/data item, merupakan unit terkecil yang disebut data,yang tidak dapat dipecahlagi menjadi unit lain yang bermakna.
b.   Fixed length field, memiliki ukuran yang tetap.
c.   Variabel length field, field-field dalam record dapat memiliki ukuran berbeda.
Byte, adalah bagian terkecil yang dialamatkan dalam memori.byte mrupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bityang menyatakan sebuah karakter dalam memori (I byte= I karakter).
Bit, adalah sistem binner yang terdiri atas dua macam nilai, yaitu 0 dan sistem binnermerupakan dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin, yangmerupakan serangkaian komponen elektronik dan hanya dapat membedakan 2 macamkeadaan, yaitu ada tegangan dan tidak ada tegangan yang masuk ke rangkaian tersebut.

2.    SASD DAN DASD
Dari segi teknik pengaksesan, terdapat 2 jenis media penyipanan, yaitu :
a.   Serial/sequential Access Storage (SASDa)
  Adalah memori sekunder yang tidak dapat di akses secara langsung di posisinya. Pengaksesan nya harus urut. Di banding memori internal atau primer, kelebihan nya adalah kapasitas data yang di tampung lebih besar dan harga per bit informasi yang dapat di rekam lebih murah. Sedangkan kekurangan nya adalah pada kecepatan yang lebih lambat. Contoh media jenis ini adalah magnetic tape, punch card, paper tape.
b.  Direct Access Storage Device (DASD)
    Adalah memori sekunder yang dapat di akses langsung di posisinya. Di banding memori primer, jenis ini memiliki kelebihan dan kekurangan yang sama dengan jenis SASD. Contoh nya adalah magnetic disk, optical disk, dan flash memory

3.    Pemrosesan data
Pemrosesan data (data processing) adalah jenis pemrosesan yang dapat mengubah data menjadi informasi atau pengetahuan. Pemrosesan data ini sering menggunakan komputersehingga bisa berjalan secara otomatis. Setelah diolah, data ini biasanya mempunyai nilai yang informatif jika dinyatakan dan dikemas secara terorganisir dan rapi, maka istilah pemrosesan data sering dikatakan sebagai system informasi. Kedua istilah ini mempunyai arti yang hampir sama,pemrosesan data mengolah dan memanipulasi data mentah menjadi informasi (hasil pengolahan), sedangkan sistem informasi memakai data sebagai bahan masukan dan menghasilkan informasi sebagai produk keluaran.
Pemrosesan Data terdapat dua cara untuk mengolah data, pengolahan batch dan pengolahan online. Pengolahabatch mencakup pengumpulan semua transaksi dan pemrosesan sekaligus, dalam batch. Pengolahan online mencakup pengolahan transaksi satu persatu, atau transaksi lainnya. Karena pengolahan online berorientasi transaksi, istilah pemrosesan transaksi sering digunakan.
a.   Pemrosesan Batch
    Tujuan dari sistem ini adalah memperbarui tiga file master, persediaan, piutang, dan analisis penjualan. Perusahaan biasanya memperbarui file batch mereka secara harian, yang disebutsiklus harian. Kelemahan utama pengolahan batch adalah kenyataan bahwa file baru menjadi mutakhir setelah dilakukan siklus harian. Ini berarti manajemen tidak selalu memiliki informasi paling mutakhir yang menggambarkan sistem fisik.
b. Pemrosesan Online
 Pemrosesan online dikembangkan untuk mengatasi masalah file yang ketinggalan jaman.Terobosan teknologi yang memungkinkan pengolahan online adalah penyimpanan piringan magnetik. Setiap transaksi diproses pada semua file master yang berkaitan sementara data transaksi berada dalam penyimpanan primer. Catatan persediaan yang sesuai dibaca dalam penyimpanan primer, diperbarui dengan data transaksi, kemudian ditulis kembali pada DASD. Kemudian catatan piutang diperbarui dengan cara yang sama, dilanjutkan dengan catatan analisis penjualan. Ketiga file DASD tersebut diperbarui sebelum transaksi selanjutnya dimasukkan
c.    Sistem Realtime
   Istilah realtime sering digunakan berhubungan dengan sistem komputer. System realtime adalah suatu sistem yang mengendalikan sistem fisik. Sistem ini mengharuskan komputer merespons dengan cepat pada status sistem fisik. Sistem realtime adalah bentuk khusus dari sistem online. Sistem online menyediakan sumber daya konseptual yang mutakhir, dan sistem realtime memperluas kemampuan tersebut dengan menggunakan sumber daya konseptual untuk menentukan operasi dari sistem fisik.

4.      DAFTAR PUSTAKA

Selasa, 10 Oktober 2017

ARSITEKTUR KOMPUTER dan STRUKTUR KOGNISI MANUSIA



I. Pengertian Sistem dan Informasi.
A.  Sistem
Marimin (2006) mendefinisikan sistem adalah suatu kesatuan usaha yang teriri dari bagian-bagian yang berkaitan satu sama lain yang berusaha mencapai suatu tujuan dalam suatu lingkungan yang kompleks.

Pengertian sistem menurut Murdick (dalam Hutahaean, 2014) adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau prosedur-prosedur pengolahan yang mencari suatu tujuan tertentu.
Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa sistem adalah suatu kesatuan usaha yang terdiri dari komponen-komponen yang saling berkaitan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
B.  Informasi
Davis (Hutahaean, 2014) mendefinisikan informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan-keputusan yang akan datang.
Sutarman (dalam Muslihudin, 2016) mendefinisikan informasi adalah sekumpulan fakta (data) yang diorganisasikan dengan cara tertentu, sehingga mereka mempunyai arti bagi si penerima.
Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa informasi adalah data yang diolah sehingga memiliki nilai dan mempunyai arti bagi si penerimanya.

II.  Pengertian Sistem Informasi Psikologi
A.  Sistem Informasi
Marimin mendefinisikan sistem informasi adalah adalah suatu kumpulan dari komponen-komponen dalam perusahaan atau organisasi yang berhubungan dengan proses penciptaan dan pengaliran informasi
Menurut Sutabri (2012) sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategis dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah gabungan antara teknologi informasi dan aktivitas manusia yang mendukung fungsi operasi yang bersifat manajerial.
B.  Psikologi
Pengertian Psikologi menurut Muhibbin Syah (2001), psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan berbicara, duduk, berjalan dan lain sebagainya, sedangkan tingkah laku tertutup meliputi berfikir, berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya.


C.   Sistem Informasi Psikologi
Berdasarkan pengertian diatas, maka kesimpulannya bahwa sistem informasi psikologi adalah suatu sistem yang didalamnya terdapat kombinasi dari manusia dan teknologi yang didalamnya terdapat pengolahan data mengenai perilaku manusia sehingga menghasilkan informasi yang bernilai dan memiliki arti bagi individu yang dapat digunakan untuk tujuan tertentu.

III.    Arsitektur Komputer
Menurut www.it-jurnal.com, arsitektur komputer adalah suatu sistem yang dapat beradaptasi sendiri, struktur yang dapat mengorganisasikan sendiri, sistem DN.
Menurut http://definisipengertian.net, yang dimaksud dengan arsitektur komputer ialah suatu ilmu dan juga seni tentang tata cara interkoneksi antara berbagai macam komponen perangkat keras atau hardware agas bisa melahirkan sebuah komputer melengkapi kebutuhan fungsional, kinerja dan juga target keuangannya.
Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa arsitektur computer adalah suatu ilmu tentang interkoneksi hardware yang dapat beradaptasi menciptakan sebuah komputer yang dapat memenuhi kebutuhan tertentu. 

IV. Struktur Kognisi Manusia
A. Struktur
Menurut KBBI, struktur memliki banyak definisi, yaitu; cara sesuatu disusun atau dibangun; susunan; bangunan; 2 yang disusun dengan pola tertentu; 3 pengaturan unsur atau bagian suatu benda; 4 ketentuan unsur-unsur dari suatu benda; 5 pengaturan pola dalam bahasa secara sintagmatis. Dapat disimpulkan bahwa struktur adalah susunan, unsur atau pola.

B. Kognisi
Menurut Ausable ia berpendapat bahwa struktur kognitif merupakan organisasi pengetahuan atau dengan kata lain bahwa struktur kognitif dapat disebut sebagai pengetahuan. Struktur kognitif seseorang tidak lain adalah organisasi pengetahuan faktual yang diperoleh dari lingkungan. Struktur kognitif terbentuk dari informasi lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang selalu berubah, maka struktur kognitif atau pengetahuan pun akan terus berkembang. Keadaan struktur kognitif yang berkembang inilah yang mungkin menjadi prasyarat bagi seseorang yang untuk mengasimilasi dan mengakomodasi pengetahuan atau informasi lain dari lingkungan sehingga struktur kognitif ini dapat memiliki kemampuan untuk berkembang.
Semiun (2006) mengatakan bahwa kognisi adalah kegiatan-kegiatan mental yang dibutuhkan dalam memperoleh, menyimpan, mendapatkan kembali, dan menggunakan pengetahuan.
Dewanto (2007) mendefinisikan kognisi sebagai suatu kegiatan pikiran, saat seseorang sadar akan objek suatu pemikiran atau persepsi.
Dari berbagai definisi diatas, Dapat disimpulkan bahwa struktur kognisi manusia adalah susunan kegiatan mental atau kegiatan pikiran saat seseorang sadar yang dibutuhkan dalam memperoleh, menyimpan, mendapatkan kembali, dan menggunakan pengetahuan atau informasi pada manusia.

V. Kaitan Arsitektur Komputer dan Struktur Kognisi Manusia
Arsitektur komputer dan struktur kognisi manusia sama-sama memiliki pengertian yang hampir sama dan tujuan yang sama. Arsitektur Komputer berhubungan interkoneksi hardware sedangkan Struktur kognisi manusia kegiatan mental yang dua-duanya sama-sama memproses sesuatu dengan tujuan memenuhi kebutuhan atau informasi tertentu.

VI. Kelemahan dan Kelebihan dari Arsitektur Komputer bila Dibandingkan dengan Struktur Kognisi Manusia 
Komputer adalah  hasil dari pengetahuan manusia, yang tentunya memiliki kelebiihan dan kelemahan jika dibandingkan dengan manusia itu sendiri. Berikut adalah perbandingannya.


Dari beberapa pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya yang dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungan itu sendiri.
Arsitektur computer
  Kelebihan
§  Dapat melakukan operasi dengan cepat karena komputer masa kini didesain secepat mungkin dan tidak akan mengalami penurunan performa yang signifikan
§  Dapat membantu pekerjaan manusia
§  Informasi yang disimpan di computer bersifat permanen dan tidak aka nada data yang hilang karena faktor internal
§  Sangat Logis
§  Kapasistas memori konstan
§  Dapat diperbaiki jika rusak

b.      Kelemahan
§  Bergantung kepada pengguna atau manusia itu sendiri
§  Tidak memiliki kompleks.
§  Kemampuannya terbatas akan keterbatasan manusia itu sendiri karena komputer.
§  Tidak memiliki kognisi.
§  Tidak memiliki emosi.

2.       Struktur Kognisi Manusia
a.       Kelebihan
§  Dapat menghasilkan sesuatu yang baru dengan berpikir.
§  Memiliki Emosi.
§  Dapat ditingkatkan performanya.
§  Selalu berinovasi.

b.      Kekurangan
§  Proses mental yang tidak konstan karena adanya emosi.
§  Memori manusia tidak bersifat konstan, memori yang lama cenderung tergantikan dengan yang baru.
§  Sulit untuk diperbaiki jika terjadi kerusakan.
§  Mengalami penurunan performa seiring berjalannya waktu.

Daftar Pustaka:
 
Suryadi, HS. (1994). Pengantar arsitektur computer (Seri diktat). Jakarta: Gunadarma
https://id.wikipedia.org/wiki/Arsitektur_komputer
ekoy0rangec0rner.blogspot.com/2013/10/struktur-kognisi-manusia-dan-analisa.html?m=1
https://www.it-jurnal.com/arsitektur-komputer/. Diakses pada 05 Oktober 2017 pada 00.22 WIB
https://pengertiandefinisi.com/pengertian-psikologi-dan-beberapa-kelompok-ilmu-psikologi/. Diakses pada 05 Oktober 2017 pada 00.27 WIB
http://www.pengertianku.net/2014/12/pengertian-arsitektur-komputer-secara-lebih-jelas.html. Diakses pada 05 Oktober 2017 pada 00.30 WIB
Hutahaean, J. (2014). Konsep sistem informasi. Yogyakarta: Deepublish Publisher
Intan, R., Chi, C., Palit, H. N., & Santoso, L. W.(2015). Intelligence in the era of big data. Springer.
Marimin, Tanjung, H., & Prabowo H. (2006). Sistem informasi manajemen: sumber daya manusia. Jakarta: Grasindo
Muhibbinsyah. (2001)Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Muslihudin, M., & Oktafianto. (2016). Analisis dan perancangan sistem informasi. Yogyakarta: Andi.
Semiun, Y. (2006). Kesehatan mental 3. Yogyakarta: Kanisus
Sutabri, T. (2012). Konsep sistem informasi. Yogyakarta: Andi.
Wade, C., & Tavris, C.Psikologi, edisi kesembilan, jilid 1. Jakarta: Erlangga